{"id":2437,"date":"2023-04-11T02:17:46","date_gmt":"2023-04-11T02:17:46","guid":{"rendered":"http:\/\/sraddhasala.or.id\/?p=2437"},"modified":"2023-04-30T14:10:44","modified_gmt":"2023-04-30T14:10:44","slug":"elementor-2437","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/sraddhasala.or.id\/?p=2437","title":{"rendered":"Sarirasastra Mataraman: Mengenal Skriptoria Surakarta"},"content":{"rendered":"<style>\/*! elementor - v3.5.3 - 28-12-2021 *\/\n.elementor-heading-title{padding:0;margin:0;line-height:1}.elementor-widget-heading .elementor-heading-title[class*=elementor-size-]>a{color:inherit;font-size:inherit;line-height:inherit}.elementor-widget-heading .elementor-heading-title.elementor-size-small{font-size:15px}.elementor-widget-heading .elementor-heading-title.elementor-size-medium{font-size:19px}.elementor-widget-heading .elementor-heading-title.elementor-size-large{font-size:29px}.elementor-widget-heading .elementor-heading-title.elementor-size-xl{font-size:39px}.elementor-widget-heading .elementor-heading-title.elementor-size-xxl{font-size:59px}<\/style>\n<h2>Sarira Sastra Mataraman: Skriptoria Surakarta<\/h2>\n<p style=\"text-align: center;\">oleh Rendra Agusta<\/p>\n<p style=\"margin-bottom: 0cm; line-height: normal;\"><b><i>Overview!<\/i><\/b><\/p>\n<p style=\"margin-bottom: 0cm; text-align: justify; line-height: normal;\">\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Tanggal empat belas April tahun dua ribu empat belas adalah tanggal keramat bagi saya, karena tanggal itu pula saya diwisuda sebagai sarjana sastra pada bidang filologi. Beberapa jam berselang setelah saya diwisuda, saya dikabari oleh salah seorang Sentana Dalem, bahwa perpustakaan Sasana Pustaka Kraton Surakarta ditutup total dengan alasan konflik. Sore itu, di tengah rasa gembira saya menjadi sarjana, ada sekelebat bayangan, penelitian filologi yang membutuhkan akses langsung ke Sasana Pustaka akan terhenti, entah sampai kapan. Tiga tahun setelahnya, empat April dua tahun ribu tujuh belas, kabar buruk <i>mangkin andadra, <\/i>museum dan kompleks utama Kraton Surakarta ditutup total. Lengkap sudah, mungkin saya dan segelintir teman filologi lainnya, menjadi mahasiswa terakhir yang sempat melihat kondisi terakhir perpustakaan Sasana Pustaka yang tertutup hingga diskusi sore ini dibuat. <\/p>\n<p style=\"margin-bottom: 0cm; text-align: justify; line-height: normal;\"><b>Skriptorium di Kota Surakarta<\/b><\/p>\n<p style=\"margin-bottom: 0cm; text-align: justify; line-height: normal;\">\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Barangkali belum tahu, Surakarta merupakan kota kecil di propinsi Jawa Tengah. Pada masa pra kemerdekaan, Surakarta adalah <i>kuthagara <\/i>Mataram yang secara <i>de jure <\/i>resmi menjadi ibukota yang baru pada 17 Februari 1745 pasca <i>g\u00e8g\u00e8r Pacina <\/i>di ibukota Mataram, Kartasura. Pada tanggal 17 Maret 1757, Sebagian wilayah <i>kuthagara <\/i>Surakarta kemudian diserahkan kepada Praja Mangkunegaran, untuk ditempati sebagai ibukota <i>Kadipaten Mardika.<\/i> Praktis, sesudah itu Surakarta menjadi ibukota Kraton Surakarta dan Kadipaten Mangkunegaran. Kelengkapan lain dalam struktur bernegara tentu ada pula <i>ndalem kapengeranan, <\/i>kepatihan, hingga desa-desa untuk tinggal <i>abdi dalem<\/i>. <\/p>\n<p style=\"margin-bottom: 0cm; text-align: justify; line-height: normal;\">\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Sependek pengetahuan saya tentang pernaskahan di Surakarta, <i>wa bil khusus <\/i>di wilayah <i>kuthagara, <\/i>tidak semua wilayah mempunyai \u201cruang kepenulisan\u201d. Salah satu yang jelas ada tentunya perpustakaan yang ada di dalam kraton dan pura, hari ini kita mengenalnya sebagai Sasana Pustaka Kraton Pustaka dan Reksa Pustaka Pura Mangkunegaran. Selain itu sebenarnya kita juga bisa menemukan ruang kepenulisan di Kepatihan, Dalem Pangeran, Masjid Agung Surakarta, dan desa-desa yang menjadi wilayah abdi dalem Carik dan Pujangga. Sebagian lainnya berada di koleksi Lembaga Penerjemahan Alkitab, rumah <i>Ndoro-ndoro Walandi, <\/i>dan tentu saja kantor-kantor percetakan yang marak pada abad dua puluh awal. Sayangnya tidak semua yang disebutkan di atas masih terawat dengan baik, bahkan sebagian bangunan sudah runtuh atau digantikan bangunan baru. Lima belas tahun terakhir, sejak kehancuran Kepatihan, rumah para pangeran, <i>ndoro walandi, <\/i>dan percetakan, kita masih bisa mengakses sedikit yang tersisa di perpustakaan Museum Radya Pustaka dan Yayasan Sastra Lestari. <\/p>\n<p style=\"margin-bottom: 0cm; text-align: justify; line-height: normal;\">\u00a0<\/p>\n<p style=\"margin-bottom: 0cm; text-align: justify; line-height: normal;\"><b>Sasana Pustaka dan Reksa Pustaka<\/b><\/p>\n<p style=\"margin-bottom: 0cm; text-align: justify; line-height: normal;\">\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Sejak katalogisasi yang dilakukan ibu Nancy K. Florida<a title=\"\" href=\"file:\/\/\/C:\/Users\/dell\/Desktop\/Tulisan%20rendra%202023\/Materi%20Sarirasastra%20TBY%2012042023%20rendra.docx#_ftn1\" name=\"_ftnref1\"><!-- [if !supportFootnotes]-->[1]<!--[endif]--><\/a> atas naskah-naskah di Surakarta, agaknya belum ada lagi upaya cek dan ricek. Menurut ibu Nancy, Sasana Pustaka Kraton Surakarta memiliki 625 naskah yang meliputi 1.450 judul bahasan. Sedangkan Reksa Pustaka Pura Mangkunegaran 727 naskah yang meliputi 2.200 judul bahasan. Kedua tempat penyimpanan naskah memuat banyak bahasan, mulai dari <i>babad, primbon, wayang, angg\u00ear-angg\u00ear, piwulang, g\u00eandhing, beksan, kawruh-kawruh, mantra, agama, <\/i>Salinan serat perjanjian, arsip-arsip dan catatan pribadi. Material naskah juga terdiri dari berbagai jenis mulai dari <i>dluwang, <\/i>kertas eropa, HVS (<i>Hout Vrij Schrift<\/i>), <i>merang, <\/i>dan folio bergaris. Tahun penulisan naskah-naskah di Sasana Pustaka, paling tua bertarikh 1788-1820 Masehi (KS 62A), sedangkan di Reksa Pustaka bertarikh 1769-1777 Masehi (MN 222A), konon ditulis oleh Kanjeng Gusti yang pertama. Di luar kedua penyimpanan tersebut, naskah tertua justru ditemukan di koleksi Museum Radya Pustaka, bertarikh 1729-1730 Masehi (RP 348), menurut pak Ricklefs, naskah ini sangat dimungkinkan berasal dari Kraton Mataram saat beribukota di Kartasura. <\/p>\n<p style=\"margin-bottom: 0cm; text-align: justify; line-height: normal;\">\u00a0<\/p>\n<p style=\"margin-bottom: 0cm; text-align: justify; line-height: normal;\"><b>Siapa penulisnya? <\/b><\/p>\n<p style=\"margin-bottom: 0cm; text-align: justify; line-height: normal;\">\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Tentu tidak banyak penelitian yang membincangkan siapa penulis naskah-naskah itu. Sebagian besar yang kita ketahui, naskah-naskah itu ditulis oleh abdi dalem <i>Juru Tulis<\/i>, <i>Carik<\/i> dan <i>Kapujanggan<\/i>. Di keraton Surakarta setidaknya tiga golongan tersebut, sekarang ini sering salah kaprah disamakan. Abdi Dalem Juru Tulis umumnya <i>pandherek <\/i>para Pangeran atau Bupati, sedangkan <i>Carik<\/i> memiliki peran strategis seperti sekretaris pada Lembaga tertentu. Carik disebut cukup banyak dalam berbagai naskah dengan pangkat mulai dari <i>Panewu Carik, Mantri Carik, Rangga Carik<\/i>, Hingga <i>Jajar Carik<\/i> (umumnya masih dipisah lagi dalam <i>nem <\/i>dan <i>s\u00eapuh<\/i>).\u00a0 Golongan terakhir, Pujangga, memiliki peran yang sangat tinggi, seorang yang mencapai derajat pujangga harus memenuhi kriteria tertentu, dan dianggap sebagai \u201cperangkat dan pengangkat kewibawaan raja secara magis\u201d. Pujangga yang kita kenal berasal dari trah Pengging, mulai dari Yasadipura I dan II, Sastradipura, hingga R.Ng.Ranggawarsita.<\/p>\n<p style=\"margin-bottom: 0cm; text-align: justify; line-height: normal;\">\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Di Pura Mangkunegaran, kurang lebih juga ditemukan istilah <i>abdi dalem carik<\/i> dan <i>juru tulis.<\/i> Sebagai pembeda, di Mangkunegran kita mengenal <i>abdi dalem Juru Carita<\/i> dan dan <i>abdi dalem prajurit Carik Estri. \u00a0<\/i>Dalam babad Pakunegaran dan Kemalon kita mengenal prajurit-prajurit perempuan yang selalu mendampingi Raden Mas Said (kemudian menjadi Mangkunegara I), juga sekaligus pencatat peristiwa-peristiwa penting selama perjalanan Pangeran. <\/p>\n<p style=\"margin-bottom: 0cm; text-align: justify; line-height: normal;\">\u00a0<\/p>\n<p style=\"margin-bottom: 0cm; text-align: justify; line-height: normal;\"><b>Abangan dan Mutihan: Relasi dengan para penulis di luar kraton<\/b><\/p>\n<p style=\"margin-bottom: 0cm; text-align: justify; text-indent: 36.0pt; line-height: normal;\">Soemarsaid dan Soegijanto, dua sejarawan yang menyatakan kraton memiliki wilayah <i>kuthagara, nagaragung, mancanagari wetan-kulon, pasisir, <\/i>dan <i>sabrang. <\/i>Ulang-alik hubungan para penulis (dalam berbagai golongan) ini juga menarik untuk dibaca kembali. Dalam arsip-arsip Siti Dhusun, salah satu sub karya sastra yang saya geluti selama ini, memuat adanya daerah-daerah bebas, umumnya dikenal dengan <i>pardikan dalem. <\/i>Pradikan Dalem umumnya memiliki fungsi-fungsi tertentu, jika dilihat dari penamaan desa-desa tersebut akan di-<i>claster <\/i>menjadi tanah <i>mutihan, ir\u00eangan, <\/i>dan abangan. Tanah Mutihan atau <i>pam\u00eathakan <\/i>akan meliputi <i>kaj\u00e8n, pangulon, kauman, kabudan, mij\u00e8n <\/i>dan <i>par<\/i><i>\u00ea<\/i><i>d<\/i><i>\u00e8<\/i><i>n. <\/i>Tanah <i>Ir\u00eangan<\/i> meliputi<i> narawita dal<\/i><i>\u00ea<\/i><i>m, narasuwita dal<\/i><i>\u00ea<\/i><i>m, kebon dal<\/i><i>\u00ea<\/i><i>m, sawah dal<\/i><i>\u00ea<\/i><i>m, gaga dal<\/i><i>\u00ea<\/i><i>m <\/i>dan pat\u00eadhan dal\u00eam<i>, \u00a0Sedangkan <\/i>Tanah Abangan memuat <i>tegalan<\/i>, tanah <i>bera<\/i> yang lain.<\/p>\n<p style=\"margin-bottom: 0cm; text-align: justify; text-indent: 36.0pt; line-height: normal;\">Secara khusus, <i>l<\/i><i>\u00ea<\/i><i>mah mutihan, <\/i>diberikan untuk <i>abdi dalem <\/i>urusan keagamaan yang juga berada lingkungan dalam maupun di luar kraton. Abdi dalem yang berada di wilayah Mutihan ini umumnya memberikan korespodensi berkala dengan abdi dalem yang ada di istana. Abdi Dalem Kanca Kaji, Kaum, Pangulu, pada umumnya berjejaring dengan ulama-ulama di luar kraton. Lalu lintas pengetahuan itu juga mewarnai khazanah karya sastra di Surakarta terkait tafsir Quran, hadits, <i>mushaf-mushaf, <\/i>cerita-cerita Persia dan Timur Tengah. Selain itu, relasi yang lain juga kita temukan dengan keberadaan Ajar-ajar pegunungan. Disertasi Romo Kuntara Wirya Martana, memuat kolofon yang bertulis <i>kokonane dal\u00eam brajakapana, <\/i>jelas sekali masih ada relasi Pujangga Kraton dan Ajar-Ajar Pegunungan terkait pengetahuan pada masa Siwa-Buddha. Relasi ini juga kemudian diwariskan melalui pakem-pakem pewayangan, secara khusus yang kita kenal dengan pakem <i>par\u00eaden. <\/i><\/p>\n<p style=\"margin-bottom: 0cm; text-align: justify; line-height: normal;\">\u00a0<\/p>\n<p style=\"margin-bottom: 0cm; text-align: justify; line-height: normal;\"><b>Wasana Pada<\/b><\/p>\n<p style=\"margin-bottom: 0cm; text-align: justify; line-height: normal;\"><b>\u00a0<\/b><\/p>\n<p><b>\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 <\/b>Hari-hari ini angin segar sepertinya sudah kembali berhembus di lingkungan kraton Surakarta dan Pura Mangkunegaran. Penataan dan pembangunan kedua Kawasan cagar budaya ini sedang gencar digelorakan. Kawan-kawan bisa berkunjung ke perpustakaan Reksa Pustaka Pura Mangkunegaran pada jam kerja.\u00a0 Upaya digitalisasi naskah-naskah koleksi Reksa Pustaka dan pemuatan program-program terkait pernaskahan juga tengah berlangsung. Sampai tulisan ini dibuat, perpustakaan Sana Pustaka belum bisa diakses. Beberapa naskah koleksi Sana Pustaka masih bisa diakses melalui <i>microfilm <\/i>koleksi laboratorium Filologi UNS. <i>Yen kurang tembuh<\/i><i>\u00eana, yen luwih d\u00e8n kurangana, <\/i>selamat berdiskusi. <\/p>\n<p><!-- [if !supportFootnotes]--><br clear=\"all\" \/><\/p>\n<hr align=\"left\" size=\"1\" width=\"33%\" \/><!--[endif]--><\/p>\n<p><a title=\"\" href=\"file:\/\/\/C:\/Users\/dell\/Desktop\/Tulisan%20rendra%202023\/Materi%20Sarirasastra%20TBY%2012042023%20rendra.docx#_ftnref1\" name=\"_ftn1\"><!-- [if !supportFootnotes]-->[1]<!--[endif]--><\/a> Javanese Literature in Surakarta Manuscript Volume I, terbit tahun 1993.\u00a0<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sarira Sastra Mataraman: Skriptoria Surakarta oleh Rendra Agusta Overview! \u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Tanggal empat belas April tahun dua ribu empat belas adalah tanggal keramat bagi saya, karena tanggal itu pula saya diwisuda sebagai sarjana sastra pada bidang filologi. Beberapa jam berselang setelah saya diwisuda, saya dikabari oleh salah seorang Sentana Dalem, bahwa perpustakaan Sasana Pustaka Kraton Surakarta [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2450,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[47],"tags":[],"class_list":["post-2437","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel"],"aioseo_notices":[],"aioseo_head":"\n\t\t<!-- All in One SEO 4.9.10 - aioseo.com -->\n\t<meta name=\"description\" content=\"Sarira Sastra Mataraman: Skriptoria Surakarta oleh Rendra AgustaOverview! Tanggal empat belas April tahun dua ribu empat belas adalah tanggal keramat bagi saya, karena tanggal itu pula saya diwisuda sebagai sarjana sastra pada bidang filologi. Beberapa jam berselang setelah saya diwisuda, saya dikabari oleh salah seorang Sentana Dalem, bahwa perpustakaan Sasana Pustaka Kraton Surakarta ditutup total\" \/>\n\t<meta name=\"robots\" content=\"max-image-preview:large\" \/>\n\t<meta name=\"author\" content=\"sraddha\"\/>\n\t<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/sraddhasala.or.id\/?p=2437\" \/>\n\t<meta name=\"generator\" content=\"All in One SEO (AIOSEO) 4.9.10\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:site_name\" content=\"\u015araddh\u0101 Sala - Ayo Sinau Maneh\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:title\" content=\"Sarirasastra Mataraman: Mengenal Skriptoria Surakarta - \u015araddh\u0101 Sala\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:description\" content=\"Sarira Sastra Mataraman: Skriptoria Surakarta oleh Rendra AgustaOverview! Tanggal empat belas April tahun dua ribu empat belas adalah tanggal keramat bagi saya, karena tanggal itu pula saya diwisuda sebagai sarjana sastra pada bidang filologi. Beberapa jam berselang setelah saya diwisuda, saya dikabari oleh salah seorang Sentana Dalem, bahwa perpustakaan Sasana Pustaka Kraton Surakarta ditutup total\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/sraddhasala.or.id\/?p=2437\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/sraddhasala.or.id\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/template-WEB-SRADDHA-7.png\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:secure_url\" content=\"https:\/\/sraddhasala.or.id\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/template-WEB-SRADDHA-7.png\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1920\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1080\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-04-11T02:17:46+00:00\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-04-30T14:10:44+00:00\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:title\" content=\"Sarirasastra Mataraman: Mengenal Skriptoria Surakarta - \u015araddh\u0101 Sala\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:description\" content=\"Sarira Sastra Mataraman: Skriptoria Surakarta oleh Rendra AgustaOverview! Tanggal empat belas April tahun dua ribu empat belas adalah tanggal keramat bagi saya, karena tanggal itu pula saya diwisuda sebagai sarjana sastra pada bidang filologi. Beberapa jam berselang setelah saya diwisuda, saya dikabari oleh salah seorang Sentana Dalem, bahwa perpustakaan Sasana Pustaka Kraton Surakarta ditutup total\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:image\" content=\"https:\/\/sraddhasala.or.id\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/template-WEB-SRADDHA-7.png\" \/>\n\t\t<script type=\"application\/ld+json\" class=\"aioseo-schema\">\n\t\t\t{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"BlogPosting\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/sraddhasala.or.id\\\/?p=2437#blogposting\",\"name\":\"Sarirasastra Mataraman: Mengenal Skriptoria Surakarta - \\u015araddh\\u0101 Sala\",\"headline\":\"Sarirasastra Mataraman: Mengenal Skriptoria Surakarta\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/sraddhasala.or.id\\\/?author=1#author\"},\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/sraddhasala.or.id\\\/#organization\"},\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/sraddhasala.or.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/04\\\/template-WEB-SRADDHA-7.png\",\"width\":1920,\"height\":1080},\"datePublished\":\"2023-04-11T02:17:46+00:00\",\"dateModified\":\"2023-04-30T14:10:44+00:00\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/sraddhasala.or.id\\\/?p=2437#webpage\"},\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/sraddhasala.or.id\\\/?p=2437#webpage\"},\"articleSection\":\"Artikel\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/sraddhasala.or.id\\\/?p=2437#breadcrumblist\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/sraddhasala.or.id#listItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/sraddhasala.or.id\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/sraddhasala.or.id\\\/?cat=47#listItem\",\"name\":\"Artikel\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/sraddhasala.or.id\\\/?cat=47#listItem\",\"position\":2,\"name\":\"Artikel\",\"item\":\"https:\\\/\\\/sraddhasala.or.id\\\/?cat=47\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/sraddhasala.or.id\\\/?p=2437#listItem\",\"name\":\"Sarirasastra Mataraman: Mengenal Skriptoria Surakarta\"},\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/sraddhasala.or.id#listItem\",\"name\":\"Home\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/sraddhasala.or.id\\\/?p=2437#listItem\",\"position\":3,\"name\":\"Sarirasastra Mataraman: Mengenal Skriptoria Surakarta\",\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/sraddhasala.or.id\\\/?cat=47#listItem\",\"name\":\"Artikel\"}}]},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/sraddhasala.or.id\\\/#organization\",\"name\":\"Sraddha Sala\",\"description\":\"Ayo Sinau Maneh\",\"url\":\"https:\\\/\\\/sraddhasala.or.id\\\/\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/sraddhasala.or.id\\\/?author=1#author\",\"url\":\"https:\\\/\\\/sraddhasala.or.id\\\/?author=1\",\"name\":\"sraddha\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/sraddhasala.or.id\\\/?p=2437#authorImage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/b9dd097fbbc1940293b75712e7afe79f5c0c5237c3d8f734ec72c89837a314cf?s=96&d=mm&r=g\",\"width\":96,\"height\":96,\"caption\":\"sraddha\"}},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/sraddhasala.or.id\\\/?p=2437#webpage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/sraddhasala.or.id\\\/?p=2437\",\"name\":\"Sarirasastra Mataraman: Mengenal Skriptoria Surakarta - \\u015araddh\\u0101 Sala\",\"description\":\"Sarira Sastra Mataraman: Skriptoria Surakarta oleh Rendra AgustaOverview! Tanggal empat belas April tahun dua ribu empat belas adalah tanggal keramat bagi saya, karena tanggal itu pula saya diwisuda sebagai sarjana sastra pada bidang filologi. Beberapa jam berselang setelah saya diwisuda, saya dikabari oleh salah seorang Sentana Dalem, bahwa perpustakaan Sasana Pustaka Kraton Surakarta ditutup total\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/sraddhasala.or.id\\\/#website\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/sraddhasala.or.id\\\/?p=2437#breadcrumblist\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/sraddhasala.or.id\\\/?author=1#author\"},\"creator\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/sraddhasala.or.id\\\/?author=1#author\"},\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/sraddhasala.or.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/04\\\/template-WEB-SRADDHA-7.png\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/sraddhasala.or.id\\\/?p=2437\\\/#mainImage\",\"width\":1920,\"height\":1080},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/sraddhasala.or.id\\\/?p=2437#mainImage\"},\"datePublished\":\"2023-04-11T02:17:46+00:00\",\"dateModified\":\"2023-04-30T14:10:44+00:00\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/sraddhasala.or.id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/sraddhasala.or.id\\\/\",\"name\":\"Sraddha Sala\",\"description\":\"Ayo Sinau Maneh\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/sraddhasala.or.id\\\/#organization\"}}]}\n\t\t<\/script>\n\t\t<!-- All in One SEO -->\n\n","aioseo_head_json":{"title":"Sarirasastra Mataraman: Mengenal Skriptoria Surakarta - \u015araddh\u0101 Sala","description":"Sarira Sastra Mataraman: Skriptoria Surakarta oleh Rendra AgustaOverview! Tanggal empat belas April tahun dua ribu empat belas adalah tanggal keramat bagi saya, karena tanggal itu pula saya diwisuda sebagai sarjana sastra pada bidang filologi. Beberapa jam berselang setelah saya diwisuda, saya dikabari oleh salah seorang Sentana Dalem, bahwa perpustakaan Sasana Pustaka Kraton Surakarta ditutup total","canonical_url":"https:\/\/sraddhasala.or.id\/?p=2437","robots":"max-image-preview:large","keywords":"","webmasterTools":{"miscellaneous":""},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"BlogPosting","@id":"https:\/\/sraddhasala.or.id\/?p=2437#blogposting","name":"Sarirasastra Mataraman: Mengenal Skriptoria Surakarta - \u015araddh\u0101 Sala","headline":"Sarirasastra Mataraman: Mengenal Skriptoria Surakarta","author":{"@id":"https:\/\/sraddhasala.or.id\/?author=1#author"},"publisher":{"@id":"https:\/\/sraddhasala.or.id\/#organization"},"image":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/sraddhasala.or.id\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/template-WEB-SRADDHA-7.png","width":1920,"height":1080},"datePublished":"2023-04-11T02:17:46+00:00","dateModified":"2023-04-30T14:10:44+00:00","inLanguage":"en-US","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/sraddhasala.or.id\/?p=2437#webpage"},"isPartOf":{"@id":"https:\/\/sraddhasala.or.id\/?p=2437#webpage"},"articleSection":"Artikel"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/sraddhasala.or.id\/?p=2437#breadcrumblist","itemListElement":[{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/sraddhasala.or.id#listItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/sraddhasala.or.id","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/sraddhasala.or.id\/?cat=47#listItem","name":"Artikel"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/sraddhasala.or.id\/?cat=47#listItem","position":2,"name":"Artikel","item":"https:\/\/sraddhasala.or.id\/?cat=47","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/sraddhasala.or.id\/?p=2437#listItem","name":"Sarirasastra Mataraman: Mengenal Skriptoria Surakarta"},"previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/sraddhasala.or.id#listItem","name":"Home"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/sraddhasala.or.id\/?p=2437#listItem","position":3,"name":"Sarirasastra Mataraman: Mengenal Skriptoria Surakarta","previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/sraddhasala.or.id\/?cat=47#listItem","name":"Artikel"}}]},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/sraddhasala.or.id\/#organization","name":"Sraddha Sala","description":"Ayo Sinau Maneh","url":"https:\/\/sraddhasala.or.id\/"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/sraddhasala.or.id\/?author=1#author","url":"https:\/\/sraddhasala.or.id\/?author=1","name":"sraddha","image":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/sraddhasala.or.id\/?p=2437#authorImage","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b9dd097fbbc1940293b75712e7afe79f5c0c5237c3d8f734ec72c89837a314cf?s=96&d=mm&r=g","width":96,"height":96,"caption":"sraddha"}},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/sraddhasala.or.id\/?p=2437#webpage","url":"https:\/\/sraddhasala.or.id\/?p=2437","name":"Sarirasastra Mataraman: Mengenal Skriptoria Surakarta - \u015araddh\u0101 Sala","description":"Sarira Sastra Mataraman: Skriptoria Surakarta oleh Rendra AgustaOverview! Tanggal empat belas April tahun dua ribu empat belas adalah tanggal keramat bagi saya, karena tanggal itu pula saya diwisuda sebagai sarjana sastra pada bidang filologi. Beberapa jam berselang setelah saya diwisuda, saya dikabari oleh salah seorang Sentana Dalem, bahwa perpustakaan Sasana Pustaka Kraton Surakarta ditutup total","inLanguage":"en-US","isPartOf":{"@id":"https:\/\/sraddhasala.or.id\/#website"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/sraddhasala.or.id\/?p=2437#breadcrumblist"},"author":{"@id":"https:\/\/sraddhasala.or.id\/?author=1#author"},"creator":{"@id":"https:\/\/sraddhasala.or.id\/?author=1#author"},"image":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/sraddhasala.or.id\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/template-WEB-SRADDHA-7.png","@id":"https:\/\/sraddhasala.or.id\/?p=2437\/#mainImage","width":1920,"height":1080},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/sraddhasala.or.id\/?p=2437#mainImage"},"datePublished":"2023-04-11T02:17:46+00:00","dateModified":"2023-04-30T14:10:44+00:00"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/sraddhasala.or.id\/#website","url":"https:\/\/sraddhasala.or.id\/","name":"Sraddha Sala","description":"Ayo Sinau Maneh","inLanguage":"en-US","publisher":{"@id":"https:\/\/sraddhasala.or.id\/#organization"}}]},"og:locale":"en_US","og:site_name":"\u015araddh\u0101 Sala - Ayo Sinau Maneh","og:type":"article","og:title":"Sarirasastra Mataraman: Mengenal Skriptoria Surakarta - \u015araddh\u0101 Sala","og:description":"Sarira Sastra Mataraman: Skriptoria Surakarta oleh Rendra AgustaOverview! Tanggal empat belas April tahun dua ribu empat belas adalah tanggal keramat bagi saya, karena tanggal itu pula saya diwisuda sebagai sarjana sastra pada bidang filologi. Beberapa jam berselang setelah saya diwisuda, saya dikabari oleh salah seorang Sentana Dalem, bahwa perpustakaan Sasana Pustaka Kraton Surakarta ditutup total","og:url":"https:\/\/sraddhasala.or.id\/?p=2437","og:image":"https:\/\/sraddhasala.or.id\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/template-WEB-SRADDHA-7.png","og:image:secure_url":"https:\/\/sraddhasala.or.id\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/template-WEB-SRADDHA-7.png","og:image:width":1920,"og:image:height":1080,"article:published_time":"2023-04-11T02:17:46+00:00","article:modified_time":"2023-04-30T14:10:44+00:00","twitter:card":"summary_large_image","twitter:title":"Sarirasastra Mataraman: Mengenal Skriptoria Surakarta - \u015araddh\u0101 Sala","twitter:description":"Sarira Sastra Mataraman: Skriptoria Surakarta oleh Rendra AgustaOverview! Tanggal empat belas April tahun dua ribu empat belas adalah tanggal keramat bagi saya, karena tanggal itu pula saya diwisuda sebagai sarjana sastra pada bidang filologi. Beberapa jam berselang setelah saya diwisuda, saya dikabari oleh salah seorang Sentana Dalem, bahwa perpustakaan Sasana Pustaka Kraton Surakarta ditutup total","twitter:image":"https:\/\/sraddhasala.or.id\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/template-WEB-SRADDHA-7.png"},"aioseo_meta_data":{"post_id":"2437","title":null,"description":null,"keywords":null,"keyphrases":null,"primary_term":null,"canonical_url":null,"og_title":null,"og_description":null,"og_object_type":"default","og_image_type":"default","og_image_url":null,"og_image_width":null,"og_image_height":null,"og_image_custom_url":null,"og_image_custom_fields":null,"og_video":null,"og_custom_url":null,"og_article_section":null,"og_article_tags":null,"twitter_use_og":false,"twitter_card":"default","twitter_image_type":"default","twitter_image_url":null,"twitter_image_custom_url":null,"twitter_image_custom_fields":null,"twitter_title":null,"twitter_description":null,"schema":{"blockGraphs":[],"customGraphs":[],"default":{"data":{"Article":[],"Course":[],"Dataset":[],"FAQPage":[],"Movie":[],"Person":[],"Product":[],"ProductReview":[],"Car":[],"Recipe":[],"Service":[],"SoftwareApplication":[],"WebPage":[]},"graphName":"","isEnabled":true},"graphs":[]},"schema_type":"default","schema_type_options":null,"pillar_content":false,"robots_default":true,"robots_noindex":false,"robots_noarchive":false,"robots_nosnippet":false,"robots_nofollow":false,"robots_noimageindex":false,"robots_noodp":false,"robots_notranslate":false,"robots_max_snippet":null,"robots_max_videopreview":null,"robots_max_imagepreview":"large","priority":null,"frequency":null,"local_seo":null,"limit_modified_date":false,"created":"2023-05-28 16:36:01","updated":"2026-07-16 10:00:11","ai":null,"breadcrumb_settings":null,"seo_analyzer_scan_date":null},"aioseo_breadcrumb":"<div class=\"aioseo-breadcrumbs\"><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/sraddhasala.or.id\" title=\"Home\">Home<\/a>\n\t\t<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">&raquo;<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/sraddhasala.or.id\/?cat=47\" title=\"Artikel\">Artikel<\/a>\n\t\t<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">&raquo;<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\tSarirasastra Mataraman: Mengenal Skriptoria Surakarta\n\t\t<\/span><\/div>","aioseo_breadcrumb_json":[{"label":"Home","link":"https:\/\/sraddhasala.or.id"},{"label":"Artikel","link":"https:\/\/sraddhasala.or.id\/?cat=47"},{"label":"Sarirasastra Mataraman: Mengenal Skriptoria Surakarta","link":"https:\/\/sraddhasala.or.id\/?p=2437"}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/sraddhasala.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2437","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/sraddhasala.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/sraddhasala.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sraddhasala.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sraddhasala.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=2437"}],"version-history":[{"count":34,"href":"https:\/\/sraddhasala.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2437\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2533,"href":"https:\/\/sraddhasala.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2437\/revisions\/2533"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sraddhasala.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/2450"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/sraddhasala.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=2437"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/sraddhasala.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=2437"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/sraddhasala.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=2437"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}