{"id":2674,"date":"2023-09-30T14:52:48","date_gmt":"2023-09-30T14:52:48","guid":{"rendered":"https:\/\/sraddhasala.or.id\/?p=2674"},"modified":"2026-07-21T13:01:29","modified_gmt":"2026-07-21T13:01:29","slug":"kawi-society-pertemuan-para-peneliti-jawa-kuna-dari-berbagai-penjuru-dunia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/sraddhasala.or.id\/?p=2674","title":{"rendered":"Kawi Society: Pertemuan para peneliti Jawa Kuna dari berbagai penjuru dunia"},"content":{"rendered":"<p>International Kawi Culture Festival merupakan upaya untuk memperkenalkan konsep Budaya Kawi di kalangan umum maupun di kalangan ahli. Tujuan acara ini sesuai dengan semboyan festival: \u201cmelepas sekat, memperluas jarak, meniti puncak\u201d. Melepas sekat berarti membebaskan pikiran dari segala keterbatasan berdasarkan identitas suku, disiplin maupun lembaga, agar budaya Kawi dapat ditelaah secara keseluruhan. Memperluas jarak berarti memperbesar wawasan dan ruang lingkup pemahaman budaya Kawi, baik secara geografis maupun historis. Meniti puncak berarti mencapai nilai-nilai ilmu dan budaya yang tinggi, melalui pembangkitan sumber daya penelitian, kesenian, dan komunitas. Visi ini diwujudkan dalam beberapa tema yang merupakan titik pokok dari ceramah umum dan seminar.<\/p>\n<p>Festival ini terdiri atas beberapa kegiatan ilmiah dan budaya yang menampilkan warisan budaya Kawi dalam segala bentuknya: ceramah umum, seminar penelitian, lokakarya, pertunjukan, pameran, dan kunjungan lapangan. Pembicara dan peserta akan diundang ke Bali dari seluruh Indonesia untuk berpartisipasi dalam festival yang akan berlangsung selama 4 hari. Sasaran kegiatan ini adalah para peneliti, mahasiswa, penggerak kebudayaan, dan umum. Festival ini akan dipasarkan kepada himpunan dan kelompok yang terlibat dan tertarik dalam kajian budaya Kawi.\u00a0Ceramah Umum disampaikan oleh peneliti senior dalam bidang Jawa Kuna seperti Prof. Dr. I Nyoman Suarka, M. Hum. (Udayana, Denpasar),Dr. Dwi Puspitorini (Universitas Indonesia, Depok) ,Prof. Dr. Willem van der Molen (KITLV, Leiden),Prof. Arlo Griffiths (EFEO, Jakarta) ,Dr. Andrea Acri (EPHE, Paris),John Sihar Simanjuntak, M.M. (Pandi),Agung Kriswanto (Perustakaan Nasional Jakarta),Dr. Titi Surti Nastiti (BRIN, Jakarta) ,Hadi Sidomulyo (Peneliti Independen, Bali),Dr. Sofwan Noerwidi (BRIN, Jakarta),Drs. I Gusti Made Suarbhawa (BRIN, Denpasar) dan\u00a0Prof. Dr. Timothy Lubin (Washington &amp; Lee, Lexington).<\/p>\n<p>Sedangkan Seminar penelitian disampaikan oleh para peneliti Jawa Kuna yang lebih muda seperti\u00a0Dr. Abimardha Kurniawan (Universitas Airlangga, Surabaya),\u00a0Dr. Aditia Gunawan (Perpustakaan Nasional, Jakarta).\u00a0Anggita Anjani, S.Hum. (Universitas Indonesia, Depok),\u00a0Dr. Atin Fitriana (Universitas Indonesia, Depok),\u00a0Dr. David Moeljadi (Universitas Kanda, Jepang),\u00a0Dewa Ayu Carma Citrawati, M.Hum. (Universitas Udayana, Denpasar), Dewa Gede Windhu Sancaya, M.Hum. (Universitas Udayana, Denpasar),\u00a0Eko Bastiawan, M.A. (Universitas Padjadjaran, Bandung),\u00a0Evi Fuji Fauziyah, M.Hum. (Badan Bahasa, Jakarta),\u00a0Goenawan A. Sambodo, M.T. (Peneliti independen, Yogyakarta),\u00a0Ghis Nggar, M.Hum. (Universitas Negeri Yogyakarta),\u00a0I Gde Agus Darma Putra, M.Pd. (Universitas Hindu Indonesia),\u00a0Ilham Nurwansah, M.Pd. (PPIM UIN Jakarta),\u00a0Kezia Permata, M.A. (Pusat Studi Kebudayaan Universitas Gadjah Mada),\u00a0Dr. Mekhola Gomes (Amherst College, USA),\u00a0Nicholas Lua Swee Yang, M.A. (Singapura),\u00a0Nurmalia Habibah, S.S., M.A. (Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta),\u00a0Dr. Ni Ketut Puji Astiti Laksmi, M.Hum. (Universitas Udayana, Denpasar),\u00a0Putu Eka Guna Yasa, S.S., M.Hum. (Universitas Udayana, Denpasar),\u00a0Rendra Agusta, S.S., M.Sos. (Sraddha Institute, Surakarta),\u00a0Salfia Rahmawati, M.A. (Universitas Indonesia, Depok),\u00a0Styan Lintang, S.S. (Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta),\u00a0Tri Subekso, M.Hum. (Tim Ahli Cagar Budaya, Kabupaten Semarang),\u00a0Tyassanti Kusumo Dewanti, M.Sc. (Pura Mangkunegaran, Surakarta).\u00a0Dr. Wayan Jarrah Sastrawan, M.A. (Ecole fran\u00e7aise d\u2019Extr\u00eame-Orient, Jakarta).Dr. Yosephine Apriastuti Rahayu (Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta) dan\u00a0Zakariya Aminullah, S.S., M.A. (Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta\/Universitas Hamburg).<br \/>\nSelain itu, ada pula workshop penulisan aksara Jawa Kuna dalam tiga tradisi yakni Sunda, Jawa, dan Bali. Ada pula fieldtrip ke beberapa tempat yang terkait dengan budaya Kawi di masa Bali Kuno seperti Gunung Kawi, Museum, dan pura-pura klasik. Acara ditutup dengan berbagai pertunjukan seperti Mabasan Kakawin, pertunjukan Calon Arang, Tari Topeng, dan Fragmen Pangajaran oleh Atmaja Timur (Damalung Blueprint). Sampai jumpa pada festival Kawi berikutnya di Jawa Tengah!<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>International Kawi Culture Festival merupakan upaya untuk memperkenalkan konsep Budaya Kawi di kalangan umum maupun di kalangan ahli. Tujuan acara ini sesuai dengan semboyan festival: \u201cmelepas sekat, memperluas jarak, meniti puncak\u201d. Melepas sekat berarti membebaskan pikiran dari segala keterbatasan berdasarkan identitas suku, disiplin maupun lembaga, agar budaya Kawi dapat ditelaah secara keseluruhan. Memperluas jarak berarti memperbesar wawasan dan ruang lingkup pemahaman budaya Kawi, baik secara geografis maupun historis.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2677,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[8,136,137,138,14],"class_list":["post-2674","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kegiatan","tag-jawakuno","tag-kawi","tag-kawifestival","tag-kawisociety","tag-sastrajawa"],"aioseo_notices":[],"aioseo_head":"\n\t\t<!-- All in One SEO 4.9.10 - aioseo.com -->\n\t<meta name=\"description\" content=\"International Kawi Culture Festival merupakan upaya untuk memperkenalkan konsep Budaya Kawi di kalangan umum maupun di kalangan ahli. Tujuan acara ini sesuai dengan semboyan festival: \u201cmelepas sekat, memperluas jarak, meniti puncak\u201d. Melepas sekat berarti membebaskan pikiran dari segala keterbatasan berdasarkan identitas suku, disiplin maupun lembaga, agar budaya Kawi dapat ditelaah secara keseluruhan. Memperluas jarak berarti memperbesar wawasan dan ruang lingkup pemahaman budaya Kawi, baik secara geografis maupun historis.\" \/>\n\t<meta name=\"robots\" content=\"max-image-preview:large\" \/>\n\t<meta name=\"author\" content=\"sraddha\"\/>\n\t<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/sraddhasala.or.id\/?p=2674\" \/>\n\t<meta name=\"generator\" content=\"All in One SEO (AIOSEO) 4.9.10\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:site_name\" content=\"\u015araddh\u0101 Sala - Ayo Sinau Maneh\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:title\" content=\"Kawi Society: Pertemuan para peneliti Jawa Kuna dari berbagai penjuru dunia - \u015araddh\u0101 Sala\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:description\" content=\"International Kawi Culture Festival merupakan upaya untuk memperkenalkan konsep Budaya Kawi di kalangan umum maupun di kalangan ahli. Tujuan acara ini sesuai dengan semboyan festival: \u201cmelepas sekat, memperluas jarak, meniti puncak\u201d. Melepas sekat berarti membebaskan pikiran dari segala keterbatasan berdasarkan identitas suku, disiplin maupun lembaga, agar budaya Kawi dapat ditelaah secara keseluruhan. Memperluas jarak berarti memperbesar wawasan dan ruang lingkup pemahaman budaya Kawi, baik secara geografis maupun historis.\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/sraddhasala.or.id\/?p=2674\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/sraddhasala.or.id\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/Copy-of-template-WEB-SRADDHA-14.png\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:secure_url\" content=\"https:\/\/sraddhasala.or.id\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/Copy-of-template-WEB-SRADDHA-14.png\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1920\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1080\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-09-30T14:52:48+00:00\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-07-21T13:01:29+00:00\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:title\" content=\"Kawi Society: Pertemuan para peneliti Jawa Kuna dari berbagai penjuru dunia - \u015araddh\u0101 Sala\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:description\" content=\"International Kawi Culture Festival merupakan upaya untuk memperkenalkan konsep Budaya Kawi di kalangan umum maupun di kalangan ahli. Tujuan acara ini sesuai dengan semboyan festival: \u201cmelepas sekat, memperluas jarak, meniti puncak\u201d. Melepas sekat berarti membebaskan pikiran dari segala keterbatasan berdasarkan identitas suku, disiplin maupun lembaga, agar budaya Kawi dapat ditelaah secara keseluruhan. Memperluas jarak berarti memperbesar wawasan dan ruang lingkup pemahaman budaya Kawi, baik secara geografis maupun historis.\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:image\" content=\"https:\/\/sraddhasala.or.id\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/Copy-of-template-WEB-SRADDHA-14.png\" \/>\n\t\t<script type=\"application\/ld+json\" class=\"aioseo-schema\">\n\t\t\t{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"BlogPosting\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/sraddhasala.or.id\\\/?p=2674#blogposting\",\"name\":\"Kawi Society: Pertemuan para peneliti Jawa Kuna dari berbagai penjuru dunia - \\u015araddh\\u0101 Sala\",\"headline\":\"Kawi Society: Pertemuan para peneliti Jawa Kuna dari berbagai penjuru dunia\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/sraddhasala.or.id\\\/?author=1#author\"},\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/sraddhasala.or.id\\\/#organization\"},\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/sraddhasala.or.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/09\\\/Copy-of-template-WEB-SRADDHA-14.png\",\"width\":1920,\"height\":1080,\"caption\":\"Anggota Kawi Society\"},\"datePublished\":\"2023-09-30T14:52:48+00:00\",\"dateModified\":\"2026-07-21T13:01:29+00:00\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/sraddhasala.or.id\\\/?p=2674#webpage\"},\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/sraddhasala.or.id\\\/?p=2674#webpage\"},\"articleSection\":\"Kegiatan, jawakuno, kawi, kawifestival, kawisociety, sastrajawa\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/sraddhasala.or.id\\\/?p=2674#breadcrumblist\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/sraddhasala.or.id#listItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/sraddhasala.or.id\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/sraddhasala.or.id\\\/?cat=4#listItem\",\"name\":\"Kegiatan\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/sraddhasala.or.id\\\/?cat=4#listItem\",\"position\":2,\"name\":\"Kegiatan\",\"item\":\"https:\\\/\\\/sraddhasala.or.id\\\/?cat=4\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/sraddhasala.or.id\\\/?p=2674#listItem\",\"name\":\"Kawi Society: Pertemuan para peneliti Jawa Kuna dari berbagai penjuru dunia\"},\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/sraddhasala.or.id#listItem\",\"name\":\"Home\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/sraddhasala.or.id\\\/?p=2674#listItem\",\"position\":3,\"name\":\"Kawi Society: Pertemuan para peneliti Jawa Kuna dari berbagai penjuru dunia\",\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/sraddhasala.or.id\\\/?cat=4#listItem\",\"name\":\"Kegiatan\"}}]},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/sraddhasala.or.id\\\/#organization\",\"name\":\"Sraddha Sala\",\"description\":\"Ayo Sinau Maneh\",\"url\":\"https:\\\/\\\/sraddhasala.or.id\\\/\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/sraddhasala.or.id\\\/?author=1#author\",\"url\":\"https:\\\/\\\/sraddhasala.or.id\\\/?author=1\",\"name\":\"sraddha\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/sraddhasala.or.id\\\/?p=2674#authorImage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/b9dd097fbbc1940293b75712e7afe79f5c0c5237c3d8f734ec72c89837a314cf?s=96&d=mm&r=g\",\"width\":96,\"height\":96,\"caption\":\"sraddha\"}},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/sraddhasala.or.id\\\/?p=2674#webpage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/sraddhasala.or.id\\\/?p=2674\",\"name\":\"Kawi Society: Pertemuan para peneliti Jawa Kuna dari berbagai penjuru dunia - \\u015araddh\\u0101 Sala\",\"description\":\"International Kawi Culture Festival merupakan upaya untuk memperkenalkan konsep Budaya Kawi di kalangan umum maupun di kalangan ahli. Tujuan acara ini sesuai dengan semboyan festival: \\u201cmelepas sekat, memperluas jarak, meniti puncak\\u201d. Melepas sekat berarti membebaskan pikiran dari segala keterbatasan berdasarkan identitas suku, disiplin maupun lembaga, agar budaya Kawi dapat ditelaah secara keseluruhan. Memperluas jarak berarti memperbesar wawasan dan ruang lingkup pemahaman budaya Kawi, baik secara geografis maupun historis.\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/sraddhasala.or.id\\\/#website\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/sraddhasala.or.id\\\/?p=2674#breadcrumblist\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/sraddhasala.or.id\\\/?author=1#author\"},\"creator\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/sraddhasala.or.id\\\/?author=1#author\"},\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/sraddhasala.or.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/09\\\/Copy-of-template-WEB-SRADDHA-14.png\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/sraddhasala.or.id\\\/?p=2674\\\/#mainImage\",\"width\":1920,\"height\":1080,\"caption\":\"Anggota Kawi Society\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/sraddhasala.or.id\\\/?p=2674#mainImage\"},\"datePublished\":\"2023-09-30T14:52:48+00:00\",\"dateModified\":\"2026-07-21T13:01:29+00:00\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/sraddhasala.or.id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/sraddhasala.or.id\\\/\",\"name\":\"Sraddha Sala\",\"description\":\"Ayo Sinau Maneh\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/sraddhasala.or.id\\\/#organization\"}}]}\n\t\t<\/script>\n\t\t<!-- All in One SEO -->\n\n","aioseo_head_json":{"title":"Kawi Society: Pertemuan para peneliti Jawa Kuna dari berbagai penjuru dunia - \u015araddh\u0101 Sala","description":"International Kawi Culture Festival merupakan upaya untuk memperkenalkan konsep Budaya Kawi di kalangan umum maupun di kalangan ahli. Tujuan acara ini sesuai dengan semboyan festival: \u201cmelepas sekat, memperluas jarak, meniti puncak\u201d. Melepas sekat berarti membebaskan pikiran dari segala keterbatasan berdasarkan identitas suku, disiplin maupun lembaga, agar budaya Kawi dapat ditelaah secara keseluruhan. Memperluas jarak berarti memperbesar wawasan dan ruang lingkup pemahaman budaya Kawi, baik secara geografis maupun historis.","canonical_url":"https:\/\/sraddhasala.or.id\/?p=2674","robots":"max-image-preview:large","keywords":"","webmasterTools":{"miscellaneous":""},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"BlogPosting","@id":"https:\/\/sraddhasala.or.id\/?p=2674#blogposting","name":"Kawi Society: Pertemuan para peneliti Jawa Kuna dari berbagai penjuru dunia - \u015araddh\u0101 Sala","headline":"Kawi Society: Pertemuan para peneliti Jawa Kuna dari berbagai penjuru dunia","author":{"@id":"https:\/\/sraddhasala.or.id\/?author=1#author"},"publisher":{"@id":"https:\/\/sraddhasala.or.id\/#organization"},"image":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/sraddhasala.or.id\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/Copy-of-template-WEB-SRADDHA-14.png","width":1920,"height":1080,"caption":"Anggota Kawi Society"},"datePublished":"2023-09-30T14:52:48+00:00","dateModified":"2026-07-21T13:01:29+00:00","inLanguage":"en-US","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/sraddhasala.or.id\/?p=2674#webpage"},"isPartOf":{"@id":"https:\/\/sraddhasala.or.id\/?p=2674#webpage"},"articleSection":"Kegiatan, jawakuno, kawi, kawifestival, kawisociety, sastrajawa"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/sraddhasala.or.id\/?p=2674#breadcrumblist","itemListElement":[{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/sraddhasala.or.id#listItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/sraddhasala.or.id","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/sraddhasala.or.id\/?cat=4#listItem","name":"Kegiatan"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/sraddhasala.or.id\/?cat=4#listItem","position":2,"name":"Kegiatan","item":"https:\/\/sraddhasala.or.id\/?cat=4","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/sraddhasala.or.id\/?p=2674#listItem","name":"Kawi Society: Pertemuan para peneliti Jawa Kuna dari berbagai penjuru dunia"},"previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/sraddhasala.or.id#listItem","name":"Home"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/sraddhasala.or.id\/?p=2674#listItem","position":3,"name":"Kawi Society: Pertemuan para peneliti Jawa Kuna dari berbagai penjuru dunia","previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/sraddhasala.or.id\/?cat=4#listItem","name":"Kegiatan"}}]},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/sraddhasala.or.id\/#organization","name":"Sraddha Sala","description":"Ayo Sinau Maneh","url":"https:\/\/sraddhasala.or.id\/"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/sraddhasala.or.id\/?author=1#author","url":"https:\/\/sraddhasala.or.id\/?author=1","name":"sraddha","image":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/sraddhasala.or.id\/?p=2674#authorImage","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b9dd097fbbc1940293b75712e7afe79f5c0c5237c3d8f734ec72c89837a314cf?s=96&d=mm&r=g","width":96,"height":96,"caption":"sraddha"}},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/sraddhasala.or.id\/?p=2674#webpage","url":"https:\/\/sraddhasala.or.id\/?p=2674","name":"Kawi Society: Pertemuan para peneliti Jawa Kuna dari berbagai penjuru dunia - \u015araddh\u0101 Sala","description":"International Kawi Culture Festival merupakan upaya untuk memperkenalkan konsep Budaya Kawi di kalangan umum maupun di kalangan ahli. Tujuan acara ini sesuai dengan semboyan festival: \u201cmelepas sekat, memperluas jarak, meniti puncak\u201d. Melepas sekat berarti membebaskan pikiran dari segala keterbatasan berdasarkan identitas suku, disiplin maupun lembaga, agar budaya Kawi dapat ditelaah secara keseluruhan. Memperluas jarak berarti memperbesar wawasan dan ruang lingkup pemahaman budaya Kawi, baik secara geografis maupun historis.","inLanguage":"en-US","isPartOf":{"@id":"https:\/\/sraddhasala.or.id\/#website"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/sraddhasala.or.id\/?p=2674#breadcrumblist"},"author":{"@id":"https:\/\/sraddhasala.or.id\/?author=1#author"},"creator":{"@id":"https:\/\/sraddhasala.or.id\/?author=1#author"},"image":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/sraddhasala.or.id\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/Copy-of-template-WEB-SRADDHA-14.png","@id":"https:\/\/sraddhasala.or.id\/?p=2674\/#mainImage","width":1920,"height":1080,"caption":"Anggota Kawi Society"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/sraddhasala.or.id\/?p=2674#mainImage"},"datePublished":"2023-09-30T14:52:48+00:00","dateModified":"2026-07-21T13:01:29+00:00"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/sraddhasala.or.id\/#website","url":"https:\/\/sraddhasala.or.id\/","name":"Sraddha Sala","description":"Ayo Sinau Maneh","inLanguage":"en-US","publisher":{"@id":"https:\/\/sraddhasala.or.id\/#organization"}}]},"og:locale":"en_US","og:site_name":"\u015araddh\u0101 Sala - Ayo Sinau Maneh","og:type":"article","og:title":"Kawi Society: Pertemuan para peneliti Jawa Kuna dari berbagai penjuru dunia - \u015araddh\u0101 Sala","og:description":"International Kawi Culture Festival merupakan upaya untuk memperkenalkan konsep Budaya Kawi di kalangan umum maupun di kalangan ahli. Tujuan acara ini sesuai dengan semboyan festival: \u201cmelepas sekat, memperluas jarak, meniti puncak\u201d. Melepas sekat berarti membebaskan pikiran dari segala keterbatasan berdasarkan identitas suku, disiplin maupun lembaga, agar budaya Kawi dapat ditelaah secara keseluruhan. Memperluas jarak berarti memperbesar wawasan dan ruang lingkup pemahaman budaya Kawi, baik secara geografis maupun historis.","og:url":"https:\/\/sraddhasala.or.id\/?p=2674","og:image":"https:\/\/sraddhasala.or.id\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/Copy-of-template-WEB-SRADDHA-14.png","og:image:secure_url":"https:\/\/sraddhasala.or.id\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/Copy-of-template-WEB-SRADDHA-14.png","og:image:width":1920,"og:image:height":1080,"article:published_time":"2023-09-30T14:52:48+00:00","article:modified_time":"2026-07-21T13:01:29+00:00","twitter:card":"summary_large_image","twitter:title":"Kawi Society: Pertemuan para peneliti Jawa Kuna dari berbagai penjuru dunia - \u015araddh\u0101 Sala","twitter:description":"International Kawi Culture Festival merupakan upaya untuk memperkenalkan konsep Budaya Kawi di kalangan umum maupun di kalangan ahli. Tujuan acara ini sesuai dengan semboyan festival: \u201cmelepas sekat, memperluas jarak, meniti puncak\u201d. Melepas sekat berarti membebaskan pikiran dari segala keterbatasan berdasarkan identitas suku, disiplin maupun lembaga, agar budaya Kawi dapat ditelaah secara keseluruhan. Memperluas jarak berarti memperbesar wawasan dan ruang lingkup pemahaman budaya Kawi, baik secara geografis maupun historis.","twitter:image":"https:\/\/sraddhasala.or.id\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/Copy-of-template-WEB-SRADDHA-14.png"},"aioseo_meta_data":{"post_id":"2674","title":null,"description":null,"keywords":null,"keyphrases":{"focus":{"keyphrase":"","score":0,"analysis":{"keyphraseInTitle":{"score":0,"maxScore":9,"error":1}}},"additional":[]},"primary_term":null,"canonical_url":null,"og_title":null,"og_description":null,"og_object_type":"default","og_image_type":"default","og_image_url":null,"og_image_width":null,"og_image_height":null,"og_image_custom_url":null,"og_image_custom_fields":null,"og_video":"","og_custom_url":null,"og_article_section":null,"og_article_tags":null,"twitter_use_og":false,"twitter_card":"default","twitter_image_type":"default","twitter_image_url":null,"twitter_image_custom_url":null,"twitter_image_custom_fields":null,"twitter_title":null,"twitter_description":null,"schema":{"blockGraphs":[],"customGraphs":[],"default":{"data":{"Article":[],"Course":[],"Dataset":[],"FAQPage":[],"Movie":[],"Person":[],"Product":[],"ProductReview":[],"Car":[],"Recipe":[],"Service":[],"SoftwareApplication":[],"WebPage":[]},"graphName":"BlogPosting","isEnabled":true},"graphs":[]},"schema_type":"default","schema_type_options":null,"pillar_content":false,"robots_default":true,"robots_noindex":false,"robots_noarchive":false,"robots_nosnippet":false,"robots_nofollow":false,"robots_noimageindex":false,"robots_noodp":false,"robots_notranslate":false,"robots_max_snippet":"-1","robots_max_videopreview":"-1","robots_max_imagepreview":"large","priority":null,"frequency":"default","local_seo":null,"limit_modified_date":false,"created":"2023-09-30 11:35:20","updated":"2026-07-22 23:03:44","ai":{"faqs":[],"keyPoints":[],"schemas":[],"titles":[],"descriptions":[],"socialPosts":{"email":{"subject":"","preview":"","content":""},"linkedin":[],"twitter":[],"facebook":[],"instagram":[]}},"breadcrumb_settings":null,"seo_analyzer_scan_date":null},"aioseo_breadcrumb":"<div class=\"aioseo-breadcrumbs\"><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/sraddhasala.or.id\" title=\"Home\">Home<\/a>\n\t\t<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">&raquo;<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/sraddhasala.or.id\/?cat=4\" title=\"Kegiatan\">Kegiatan<\/a>\n\t\t<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">&raquo;<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\tKawi Society: Pertemuan para peneliti Jawa Kuna dari berbagai penjuru dunia\n\t\t<\/span><\/div>","aioseo_breadcrumb_json":[{"label":"Home","link":"https:\/\/sraddhasala.or.id"},{"label":"Kegiatan","link":"https:\/\/sraddhasala.or.id\/?cat=4"},{"label":"Kawi Society: Pertemuan para peneliti Jawa Kuna dari berbagai penjuru dunia","link":"https:\/\/sraddhasala.or.id\/?p=2674"}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/sraddhasala.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2674","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/sraddhasala.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/sraddhasala.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sraddhasala.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sraddhasala.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=2674"}],"version-history":[{"count":7,"href":"https:\/\/sraddhasala.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2674\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4018,"href":"https:\/\/sraddhasala.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2674\/revisions\/4018"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sraddhasala.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/2677"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/sraddhasala.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=2674"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/sraddhasala.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=2674"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/sraddhasala.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=2674"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}