Lanskap dalam Cakepan Gendhing Jawa

Mider ing rat angelangut
Lelana njajah negari
Mubeng tepining samodra
Sumengka hagraning wukir
Analasak wana wasa
Tumurun ing jurang trebis

Alam merupakan sumber inspirasi yang dekat dengan manusia ketika membuat sebuah karya, termasuk dalam dunia karawitan Jawa. Tidak hanya inspirasi ketika membuat alat musiknya tetapi juga dilantunkan melalui liriknya. Maka dari itu Komunitas Śraddhā akan mengadakan diskusi berjudul: “Lanskap dalam Cakepan Gendhing Jawa”.

Pemantik diskusi : Rendra Agusta
Moderator : Kukuh Setia Widodo

Catat jadwalnya yak…
Hari : Rabu, 24 Maret 2021
Pukul : 16.00
Via google meet

Segera daftarkan dirimu di http://gg.gg/cakepan-gendhing-jawa

Mari bertemu semestinya 🤗🤗🤗

Naskah-naskah Padusunan

Salah satu riset panjang Sraddhasala Institute berkolaborasi dengan trah Kertamanggala dusun Sewengi (Boyolali) adalah digitalisasi, alih aksara, alih bahasa, dan kajian isi dari naskah-naskah temuan di kampung-kampung. Tentu riset ini bukan riset mahabesar yang melibatkan kampus-kampus besar dan pendana besar, riset ini hanya riset kecil-kecilan yang dikelola sebuah trah keluarga dusun.Soal naskah-naskah pedesaan mungkin tidak semenarik naskah-naskah Kraton atau milik lembaga pemerintah yang besar, tetapi jika naskah padusunan itu tidak dijamah, maka yang ada hanya mistifikasi dan kembalinya naskah itu menjadi debu. Barangkali gerakan riset berbasis komunitas ini menjadi gerakan mungil di padukuhan yang membawa kesadaran baru, lebih-lebih menyoal “meretas jarak” antara kampus-kampung, akademisi-akaděmiti, museum-musoleum, dan lain sebagainya.Naskah kepunyaan Kertamenggala ini selama empat generasi dianggap “jimat”, diletakkan di sebuah nisan kayu atau dikenal sebagai “lělayaran” oleh masyarakat Merbabu. Tahun ini, keluarga besar mencoba membukanya, selain membuka ruang transformasi informasi, tentu juga membawa pengenalan sosok leluhur dan sosiokultural di zamannya. Setelah pembacaan panjang oleh beberapa volunteer śraddha (kak Kukuh Widodo dan Alfan Muhyar ), akhirnya kami beserta keluarga memberanikan diri memulai jagongan ringan pernaskahan dari kampung ke kampung.

Patungan IDE #37: Kenali Sejarah, Masa Depan Terarah

Sejarah bukan untuk dilupakan tetapi untuk diingat sebagai pembelajaran masa depan. Rasa rasanya pada saat ini, banyak generasi muda yang abai mempelajari sejarah. Banyak pelajaran yang bisa kita ambil dari sejarah, kita sebagai bangsa besar jangan sampai melupakan sejarah.Pada tema kali ini Patungan-Ide akan membahas “Kenali Sejarah, Masa Depan Terarah”. Yuk kita diskusi santai sambil berpatungan IDE di Webinar Patungan Ide #37 yang diselenggarakan oleh Perkumpulan Warga pada:

Hari : Rabu, 3 Maret 2021

Waktu : 19.30 – 21.30 WIB

Patungan IDE itu Apa Sih?#patunganIDE adalah titik temu bagi orang-orang baik yang mau mendonasikan idenya untuk masyarakat yang lebih baik. #patunganIDE tidak memiliki sesi tanya-jawab. Kami memberikan kesempatan sama dan setara bagi pihak-pihak yang terlibat untuk bersuara dengan pikiran terbuka. Karena bagi kami setiap peserta adalah narasumber, dan setiap ide adalah harta karunnya.Dengan ikutan Patungan IDE, secara tidak langsung kamu sudah menjadi pemuda-pemudi yang memiliki semangat gotong-royong dalam memberikan IDE untuk kemajuan bangsa dan negara, bahkan menolong nasib sesama manusia.