Ikon Pernaskahan Jawa Tengah

Perpustakaan Nasional Republik Indonesia bekerja sama dengan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah mengundang Anda untuk berpartisipasi dalam kegiatan:

“Penggalian Potensi Naskah Kuno Nusantara sebagai Ingatan Kolektif Nasional (IKON) di Provinsi Jawa Tengah”
Jawa Tengah memiliki kekayaan naskah kuno yang luar biasa, mulai dari tradisi Jawa Kuna, naskah keraton, hingga naskah-naskah keagamaan dalam tradisi pesantren.Melalui kegiatan ini, para pakar akan bersama-sama menggali potensi naskah unggulan di Jawa Tengah yang berpeluang diusulkan sebagai bagian dari Ingatan Kolektif Nasional (IKON).

Sosialisasi Naskah Kuno Nusantara di Sragen

Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Sragen menyelenggarakan Sosialisasi Naskah Kuno Nusantara di Kabupaten Sragen. Acara ini dipantik oleh Kang Rendra Agusta dan Mas Ahmad Wahyu Sudrajat.
Sosialisasi ini bertujuan untuk memperluas potensi temuan naskah kuno di Kabupaten Sragen. Semoga naskah kuno kita lestari dan tetap menjadi sumber inspirasi kita.

Sedalu Sinau: Jejak Sunyi Nisan-Nisan Kuno di Boyolali

Malam ini, Sraddha kembali ke dusun Sewengi, di lereng gunung Merbabu. Silaturahmi dengan kawan-kawan Sedalu sekaligus memenuhi jagongan bab makam-makam kuno di wilayah Boyolali. Malam ini begitu hangat, kawan-kawan pegiat budaya lintas daerah juga turut hadir.

Sebaran pemakaman kuno dengan langgam Demak sampai Pakubuwanan – Hamengkubuwanan tersebar di banyak titik di Boyolali. Dalam diskusi ini, Kyai M.Yaser Arafat dan Kang Rendra Agusta, mendedah ulang, bagaimana mencari informasi dari suatu makam kuno. Sembari minum teh Ginastel dan cemilan “krowotan”, menambah suasana menjadi lebih syahdu.
Makam bukan sekedar benda mati, pada nisan-nisan itu tertera nama-nama orang yg pernah hidup dan tutur lisan menghidupkannya kembali melalui “gotèk tular”. Segala perjuangan para pendahulu itulah yang memungkinkan kita ada dan hadir saat ini. — Dari kisah-kisah para empu makam inilah, kita mengambil hikmah dan kebijaksanaan hidup dalam melangkah.